Sejumput asah
Karya
Muhammad Rifa’i
Seribu bahasa cinta telah ku lantunkan
untuk memikat cinta nan suci itu
Ketika kata muntiara kehidupan ku jabarkan kepadamu
Kau pun membalasnya dengan senyuman semanis madu
Terlena sudah jiwaku dalam kegelisaan kasih sayangmu
Hatiku kini menjadi dalang yang menginginkan kau singga didalamnya
Untuk melukiskan kata kata cinta disetiap dinding hatiku
Untuk mengukir berjuta rasa kedalam jiwa ragaku
Agar dalam kerinduaan ini keabadian rohman dan rohim-Nya
selalu menjadi sahabat disetiap langkah
dan hembusan nafasku
Duhai bertapa hati tidak bermuram durja dalam kubangan cinta
Kau terlalu indah untuk ku miliki
Kau terlalu sempurna dimataku
hingga bibir ini tak mampu menjabarkan perasaan yang hadir karena-Nya
Sunggu kau tau perasaanku
Namun apalah daya
Harapan hanyalah kekosongan
yang mengilahkan pikiran untuk mengorbankan peraaan orang lain
Membuang semua rasa demi kesatuan cinta yang hakiki
Biarlah hanya tuhan dan dirimu yang mengetahui
tentang keridoan kasih sayang-Nya
yang kini mengakar dalam hatiku
Tentang kecintaan dalam hati yang dicipta untuk
kita